Lirik Tembang Kenangan / Ebiet G Ade - Sepucuk surat cinta

Coba kau tinggalkan aku sendiri
Untuk belajar menahan kerinduan
Dan untuk menimbang sampai seberapa
Kadar cinta kasihku kepadamu
Sampai seberapa kesetiaanku padamu
  liriklagukenangan.blogspot.com
Coba kau biarkan aku berfikir
Apa yang mesti ku katakan padamu
Setiap orang selalu saja bicara
Tentang masa depan dan masa silam
Aku akan jujur saja ku katakan
Aku cinta padamu

Ku lihat kaki-kaki burung berdansa
Ku lihat putik-putik kembang berdendang
Itukah pertanda aku jatuh cinta
Itukah pertanda hatiku kembali terugugah

Coba kau renungkan sekali lagi
Di sisi manakah ku harus berdiri
Sebab ini semua tergantung padamu
Sedang disini telah ku buka tanganku
Sekarang tinggal bagaimanakah kau bersikap padaku

Kekerasanmu mulai aku sukai
Sikap-sikapmu pun telah ku mengerti
Pandangan hidupmu aku pun setuju
Walau kita disini di jalan berbeda
Tetapi jelas bahwa tujuan kita sama padaNya

Benarkah di satu sudutmu Jakarta
Cintaku mulai tumbuh subur
Atau semua ini hanyalah sejenak
Seperti yang selalu aku dapati
Seperti yang selalu aku temui berakhir

Lirik Tembang Kenangan / Ebiet G Ade - Kado kecil buat istri

Istriku dengar-dengarlah
Dekaplah aku, dekaplah
Aku sangat mencintaimu ho
Mari kita buang duka

Istriku coba bayangkan
Anak kita yang bakal lahir
Kita pasti menyayanginya ho
Mari kita bagi suka

Hendaknya pertengkaran kecil
Segera dapat diatasi
Bahkan jadi penyegar, cinta kita

Hendaknya perkawinan ini
Bukan sekedar cinta kasih
Tapi juga sebuah tanggung jawab

Mari tuntas kita reguk
Satu gelas bersama
Bahagia, ooh bahagia

Istriku mari renungkan
Jalanan terjal berliku
Kita bakal melewatinya ho
Mari kita gandeng tangan

Istriku duduk istirahat
Atur nafasmu dan tenang
Kita kan segera berangkat, ho
Berlayar menembus pekat

Hendaknya kita kan berlabuh
Di pantai yang penuh kembang
Harum wangi semerbak
Adalah sorga, hhmm

Kita akan buang sauh
Berenang ke pinggiran
Peluklah aku dan peluklah

Leburkan jiwa raga kita
Kemudian berikrar
Bahagia, ouh bahagia

Lirik Tembang Kenangan / Ebiet G Ade - Lagu untuk sebuah nama

Mengapa jiwaku mesti bergetar
Sedang musik pun manis ku dengar
Mungkin karena ku lihat lagi
Lentik bulu matamu, bibirmu,

Dan rambutmu yang kau biarkan
Jatuh berderai di keningmu
Makin mengajakku terpana
Kau goreskan gita cinta

Mengapa aku mesti duduk disini
Sedang kau tepat di depanku
Mestinya aku berdiri berjalan ke depanmu
Ku sapa, dan ku nikmati wajahmu
Atau ku isyaratkan cinta
Tapi semua tak ku lakukan
Kata orang cinta musti berkorban
  liriklagukenangan.blogspot.com
Mengapa dadaku mesti berguncang
Bila ku sebutkan namamu
Sedang kau di ciptakan bukanlah untukku
Itu pasti, tapi aku tak mau peduli
Sebab cinta bukan mesti bersatu
Biar ku cumbui bayangmu
Dan ku sandarkan harapanku